Kabar Ikhtiar BaikKabar Kantor LayananBelajar Al-Qur’an Lebih Nyaman, TPQ Muhammadiyah Limpung Diperkuat Lewat Dua Ikhtiar

Belajar Al-Qur’an Lebih Nyaman, TPQ Muhammadiyah Limpung Diperkuat Lewat Dua Ikhtiar

ikhtiarbaik.id – Tempat belajar yang nyaman menjadi salah satu penunjang tumbuhnya semangat anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an. Berangkat dari kepedulian tersebut, Lazismu Batang melalui Kantor Layanan Lazismu Limpung menyalurkan bantuan Program Save Our School senilai Rp1.200.000 untuk mendukung rehabilitasi Gedung TPQ Muhammadiyah Limpung. (1/7)

Bantuan diserahkan langsung kepada Kholidin, Kepala TPQ Muhammadiyah Limpung, sebagai bentuk dukungan agar para santri dapat belajar Al-Qur’an di lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan layak.

Perhatian Lazismu terhadap TPQ Muhammadiyah Limpung pun tidak berhenti pada perbaikan bangunan. Selama kurang lebih lima tahun, Kantor Layanan Lazismu Limpung secara konsisten menjalankan Program Peduli Guru dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp300.000 setiap bulan atau Rp3.600.000 setiap tahun kepada para guru mengaji yang mengabdikan waktunya untuk membimbing generasi Qur’ani.

Dua ikhtiar tersebut menunjukkan bahwa penguatan pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan sarana belajar, tetapi juga dengan mendukung para guru yang menjadi ujung tombak pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Baca Juga: Satu Dekade Membersamai Guru, Lazismu Limpung Terus Menjaga Asa Pendidikan di Krangkoan

Kepala TPQ Muhammadiyah Limpung, Kholidin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang terus diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Layanan Lazismu Limpung beserta seluruh muzaki dan donatur yang telah memberikan perhatian kepada TPQ Muhammadiyah Limpung. Bantuan rehabilitasi gedung ini sangat berarti bagi kami. Begitu pula Program Peduli Guru yang selama ini rutin kami terima menjadi penyemangat bagi para ustaz dan ustazah untuk terus mendampingi anak-anak belajar Al-Qur’an,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Layanan Lazismu Limpung, Abdul Wahab Asyifak, S.E.I., mengatakan bahwa membangun pendidikan Al-Qur’an membutuhkan kepedulian yang berkelanjutan.

“Tempat belajar yang baik akan melahirkan suasana belajar yang lebih nyaman. Namun, yang tak kalah penting adalah menjaga semangat para guru yang setiap hari mengajarkan Al-Qur’an. Karena itu, kami berupaya menghadirkan dukungan yang tidak hanya menyentuh bangunan, tetapi juga para pendidiknya. Semoga setiap amanah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui Lazismu menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya,” tuturnya.

Bagi para santri, ruang belajar yang lebih layak akan menghadirkan suasana mengaji yang semakin nyaman. Sementara bagi para guru, pendampingan yang terus berlanjut menjadi penguat untuk tetap istiqamah mendidik. Dari ikhtiar-ikhtiar sederhana seperti inilah, harapan agar lahir lebih banyak generasi yang mencintai Al-Qur’an terus dirawat bersama.

Bagikan Tulisan Ini