Zakat Hadir Lewat Beasiswa Mentari bagi 15 Siswa MA Muhammadiyah Limpung

Ikhtiarbaik.id – Memasuki semester baru, 15 siswa MA Muhammadiyah Limpung kembali memperoleh dukungan pendidikan melalui Program Beasiswa Mentari. Selama enam bulan ke depan, mereka menerima bantuan biaya pendidikan dengan total nilai tasaruf Rp8.550.000. Selasa 28 Juli 2026.
Lazismu Batang melalui Kantor Layanan (KL) Lazismu Limpung menyalurkan beasiswa tersebut untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp95.000 per bulan atau setara 50 persen biaya SPP selama enam bulan.
Program Beasiswa Mentari telah berjalan lebih dari satu dekade. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan para muzaki dikelola untuk memperluas akses pendidikan bagi pelajar Muhammadiyah. Pada semester ini, manfaat tersebut kembali dirasakan oleh 15 siswa yang melanjutkan pendidikan di MA Muhammadiyah Limpung.
Kepala Kantor Layanan Lazismu Limpung, Abdul Wahab Asyifak, S.E.I, mengatakan beasiswa yang diterima para siswa merupakan amanah yang harus dijaga melalui kesungguhan belajar, akhlak yang baik, dan keterlibatan dalam kegiatan sekolah maupun persyarikatan.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi juga bentuk kepercayaan yang harus dijaga. Kami berharap seluruh penerima senantiasa menjaga akhlak yang baik, aktif mengikuti kegiatan organisasi sekolah maupun persyarikatan sebagai sarana pengembangan diri, serta terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik,” ujarnya.
Menurut Abdul Wahab, seluruh penerima akan mengikuti evaluasi pada setiap akhir semester. Penilaian mencakup perkembangan akademik, kedisiplinan, akhlak, serta keaktifan dalam organisasi. Hasil evaluasi menjadi dasar keberlanjutan beasiswa pada semester berikutnya.
“Program ini bersifat berkelanjutan, tetapi bukan berarti otomatis diterima selamanya. Setiap semester akan dilakukan evaluasi. Apabila ada penerima yang tidak menunjukkan komitmen, tidak disiplin, atau tidak konsisten dalam belajar dan berperilaku, maka beasiswa dapat dihentikan dan dialihkan kepada siswa lain yang lebih layak menerima,” tegasnya.
Bagi para penerima, Beasiswa Mentari tidak hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga menjadi dorongan untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan para muzaki.
“Beasiswa ini menjadi kepercayaan yang ingin saya balas dengan belajar sungguh-sungguh. Saya ingin menjadi pribadi yang bermanfaat, menjadi kader Muhammadiyah, dan membanggakan kedua orang tua. Suatu saat nanti, ketika sudah sukses, saya juga ingin ikut menjadi donatur dalam kegiatan Muhammadiyah agar bisa membantu orang lain seperti yang saya rasakan hari ini,” ujar Deswita Cahaya Putri, siswi kelas XII B MA Muhammadiyah Limpung.
Harapan Deswita memperlihatkan bagaimana zakat tidak hanya menghadirkan dukungan pendidikan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk memberi manfaat kepada orang lain. Nilai itu terus menjadi bagian dari perjalanan Beasiswa Mentari yang telah berjalan lebih dari sepuluh tahun di bawah pengelolaan Lazismu Batang.
-TIM MEDIA LAZISMU BATANG



