Kabar Ikhtiar BaikKabar Kantor LayananLebih dari Satu Dekade Menemani Lansia, Beras Zakat Rutin Tiba di Wonokerso

Lebih dari Satu Dekade Menemani Lansia, Beras Zakat Rutin Tiba di Wonokerso

Ikhtiarbaik.id – Setiap Jumat Wage, puluhan lansia di Desa Wonokerso memiliki alasan untuk berkumpul di Masjid Al Furqan. Mereka datang bukan semata-mata untuk menerima beras, tetapi juga mengikuti kajian keislaman yang telah menjadi bagian dari rutinitas selama bertahun-tahun.

Lazismu Batang melalui Kantor Layanan (KL) Lazismu Limpung menjaga tradisi tersebut lewat program pentasarufan zakat bagi fakir miskin di wilayah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonokerso. Program yang telah berlangsung lebih dari satu dekade itu menyasar 20 penerima manfaat, yang sebagian besar merupakan lansia. (31/7)

Setiap penerima memperoleh 4 kilogram beras. Penyaluran dilakukan sekali dalam satu siklus selapan atau setiap 35 hari, bertepatan dengan Jumat Wage. Pola ini membuat bantuan pangan dapat diterima secara rutin sekaligus menjadi momentum berkumpul bagi warga.

Sebelum beras dibagikan, para penerima terlebih dahulu mengikuti kajian keislaman di Masjid Al Furqan Wonokerso. Suasana itu menjadikan kegiatan pentasarufan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga menghadirkan ruang belajar agama dan silaturahmi.

Baca Juga: Zakat Hadir Lewat Beasiswa Mentari bagi 15 Siswa MA Muhammadiyah Limpung

Bagi para lansia, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling menyapa dan menguatkan. Mereka datang bersama, mengikuti kajian, lalu membawa pulang kebutuhan pangan untuk keluarga.

Kepala KL Lazismu Limpung, Abdul Wahad Asyifa, S.E.I mengatakan, kesinambungan program ini lahir dari kepercayaan para muzaki yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu Batang.

“Bantuan beras ini memang membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kami juga ingin para penerima tetap memiliki ruang untuk belajar agama, bersilaturahmi, dan merasakan hangatnya kebersamaan setiap kali berkumpul di masjid,” ujarnya.

Selama lebih dari sepuluh tahun, program tersebut terus berjalan tanpa putus. Pengelolaan zakat tidak hanya menghadirkan bantuan pangan bagi mustahik, tetapi juga menjaga pertemuan rutin yang mempererat hubungan sosial dan menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan PRM Wonokerso.

TIM MEDIA LAZISMU BATANG

Bagikan Tulisan Ini