Semangat Berjuang untuk Sembuh, Pasien TBC RO Mendapatkan Paket Sembako dan Asupan Gizi dari Lazismu Batang di Bulan Ramadhan

Batang – Lazismu Batang bersama Mentari Sehat Indonesia (MSI) Cabang Batang menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan asupan gizi kepada 11 pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO). Kegiatan ini dilaksanakan pada momentum Ramadan 1447 H sebagai bentuk kolaborasi kemanusiaan dalam mendukung pasien yang tengah menjalani proses pengobatan. (9 Maret 2026)
Pasien TBC RO diketahui membutuhkan waktu pengobatan yang relatif panjang dan konsistensi dalam menjalani terapi. Selain pengobatan medis, pemenuhan asupan gizi yang baik menjadi salah satu faktor penting untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh pasien sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal.
Divisi Program Lazismu Batang, Moch Bram, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Pasien TBC RO membutuhkan dukungan yang tidak hanya dari sisi pengobatan, tetapi juga pemenuhan gizi yang cukup. Melalui bantuan ini kami berharap dapat memberikan semangat sekaligus membantu mereka dalam menjalani proses pengobatan hingga tuntas,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan Mentari Sehat Indonesia (MSI) Cabang Batang, Yoman Hanif, menjelaskan bahwa kolaborasi antara MSI dan Lazismu menjadi langkah bersama dalam memberikan dukungan yang lebih luas bagi para pasien.
“Pendampingan terhadap pasien TBC tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga dukungan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu pasien tetap semangat menjalani terapi hingga sembuh,” jelasnya.
Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka untuk tetap optimis dalam menjalani proses pengobatan.
Melalui kolaborasi ini, Lazismu Batang dan Mentari Sehat Indonesia berharap kepedulian masyarakat terhadap pasien TBC dapat terus meningkat. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan gotong royong dalam mendukung upaya kesehatan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
-MEDFUND



