Kabar Ikhtiar BaikKabar Kantor LayananDua Santri Tahfiz di Yogyakarta Terus Menjaga Hafalan Al-Qur’an Berkat Beasiswa Mentari Lazismu Limpung

Dua Santri Tahfiz di Yogyakarta Terus Menjaga Hafalan Al-Qur’an Berkat Beasiswa Mentari Lazismu Limpung

Ikhtiarbaik.id – Dua santri Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Juraemi Yogyakarta, Lintang Giofadil dan Ghozara Afrilia Najwa, kini dapat lebih fokus menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an berkat Program Beasiswa Mentari dari Kantor Layanan (KL) LAZISMU Limpung.

KL LAZISMU Limpung menyerahkan bantuan pendidikan tersebut pada Ahad (12/7/2026) di lingkungan pesantren. Selain mengantarkan amanah para muzaki dan donatur, kunjungan itu juga mempererat silaturahmi dengan pengelola pesantren sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pendidikan para penghafal Al-Qur’an.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran KL LAZISMU Limpung bertemu dengan Mudhir PPTQ Ibnu Juraemi, Ustadz H. Charis Thohari Rohman, S.Th.I., M.S.I., Al-Hafidz. Pertemuan itu diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kolaborasi untuk menumbuhkan generasi Qur’ani melalui pendidikan tahfiz.

Melalui Beasiswa Mentari, KL LAZISMU Limpung tidak hanya membantu biaya pendidikan santri. Program ini juga memberi ruang bagi mereka untuk lebih tenang belajar, menambah hafalan Al-Qur’an, dan mengembangkan potensi tanpa dibayangi keterbatasan ekonomi.

Baca Juga: KL Lazismu Limpung Salurkan Zakat Mal Rp28,3 Juta, Dukung Pendidikan hingga Pemberdayaan UMKM

Program Beasiswa Mentari menjadi salah satu ikhtiar LAZISMU dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di bidang pendidikan. Dengan memanfaatkan dana ZIS secara produktif, LAZISMU berharap semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan belajar dan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kepala Kantor Layanan LAZISMU Limpung, Abdul Wahab Asyifak, S.E.I., mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi antara lembaga zakat, pesantren, serta masyarakat.

“Semoga Beasiswa Mentari menjadi wasilah lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.

Abdul Wahab menambahkan, setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki kepada LAZISMU membawa harapan baru bagi anak-anak yang sedang menempuh pendidikan. Karena itu, LAZISMU Limpung berkomitmen mengelola setiap amanah secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Melalui Program Beasiswa Mentari, KL LAZISMU Limpung mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam mendukung pendidikan generasi Qur’ani. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan hari ini bukan hanya membantu keberlangsungan pendidikan para santri, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam menyiapkan penerus dakwah yang akan memberi manfaat bagi umat di masa depan.

-TIM MEDIA LAZISMU BATANG

Bagikan Tulisan Ini