Demi Dua Anak Tetap Sekolah, Rosita Bangun Harapan Lewat Sayuran Kemasan

Ikhtiarbaik.id – Setiap pagi, Rosita memulai harinya dengan menyiapkan aneka sayuran segar untuk dikemas. Satu per satu ia rapikan, dibungkus, lalu disusun agar menarik perhatian pembeli. Dari usaha sederhana itulah ia menggantungkan harapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memastikan kedua anaknya tetap bisa bersekolah.
Perjalanan Rosita membangun usaha bukanlah tanpa liku. Sebelum menekuni usaha sayuran kemasan, ia pernah mencoba berbagai jenis usaha rumahan, mulai dari keripik pisang, kue basah, hingga sambal kemasan. Meski beberapa kali berganti usaha, satu hal yang tidak pernah berubah adalah tekadnya untuk terus mencari nafkah dengan cara yang halal.
Baginya, pendidikan anak menjadi alasan terbesar untuk terus bertahan. Di tengah keterbatasan, ia memilih terus berikhtiar daripada menyerah pada keadaan.
Semangat itulah yang mengantarkan Rosita menjadi penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Lazismu Batang. Melalui program ini, ia memperoleh dukungan berupa modal usaha beserta sejumlah sarana penunjang, seperti rak sayuran portabel, alat pemotong plastik wrap, kontainer penyimpanan, dan berbagai perlengkapan lain yang menunjang aktivitas usahanya. (11/7)
Baca Juga: Dari Lapak Sederhana, Mbak Fitri Menjaga Harapan Lewat Usaha Jajanan Kekinian
Dengan tambahan peralatan tersebut, proses pengemasan menjadi lebih cepat, penataan produk lebih rapi, dan sayuran yang dipasarkan memiliki nilai jual yang lebih baik.
Manager Lazismu Batang, Sarif Khiftanul Bakhri, S.E., mengatakan bahwa pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu fokus program agar bantuan yang disalurkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat.
“Kami ingin bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi solusi sesaat, tetapi mampu menjadi penguat usaha sehingga penerima manfaat memiliki penghasilan yang lebih baik. Harapannya, usaha Ibu Rosita semakin berkembang, kesejahteraan keluarganya meningkat, dan kedua anaknya dapat terus melanjutkan pendidikan hingga meraih cita-cita,” ujarnya.
Bagi Rosita, bantuan tersebut bukan sekadar tambahan perlengkapan usaha. Ia melihatnya sebagai bentuk kepercayaan yang menambah semangat untuk terus mengembangkan usahanya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Peralatan yang diberikan sangat membantu usaha saya menjadi lebih rapi, lebih cepat dalam mengemas sayuran, dan lebih menarik bagi pembeli. Terima kasih kepada Lazismu Batang dan seluruh donatur. Semoga Allah membalas segala kebaikan dengan pahala dan keberkahan yang berlipat ganda,” tuturnya.
Kisah Rosita menjadi pengingat bahwa zakat tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Ketika dikelola menjadi program pemberdayaan, zakat mampu menguatkan usaha kecil, membuka peluang peningkatan pendapatan, dan menjaga harapan agar anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Lewat Program Pemberdayaan Ekonomi, Lazismu Batang terus mendorong lahirnya keluarga-keluarga yang lebih mandiri. Sebab setiap usaha yang tumbuh bukan hanya menghadirkan penghasilan, melainkan juga membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik.
-TIM LAZISMU BATANG DIGITAL



