Satu Dekade Membersamai Guru, Lazismu Limpung Terus Menjaga Asa Pendidikan di Krangkoan

Ikhtiarbaik.id – Selama hampir sepuluh tahun, Kantor Layanan (KL) LAZISMU Limpung konsisten menguatkan dunia pendidikan melalui Program Peduli Guru. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, komitmen itu kembali diwujudkan dengan menyalurkan bantuan senilai Rp12.000.000 untuk mendukung kesejahteraan guru-guru MI Muhammadiyah Krangkoan.
KL LAZISMU Limpung menyerahkan bantuan tersebut kepada Kepala MI Muhammadiyah Krangkoan, Soimatun, untuk kemudian disalurkan kepada para guru. Dana itu menjadi alokasi bantuan selama satu tahun ajaran sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik yang setiap hari mengabdikan diri membentuk generasi berilmu dan berakhlak.
Bagi KL LAZISMU Limpung, menjaga kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan sarana belajar. Guru juga perlu mendapat perhatian agar dapat terus menjalankan amanah mendidik dengan tenang dan penuh semangat. Atas dasar itulah Program Peduli Guru terus berjalan secara berkelanjutan selama hampir satu dekade.
Baca Juga: Bantuan Pendidikan KL Lazismu Limpung Antar Fachri Melangkah ke PPTQ Al Madinah Yogyakarta
Kepala MI Muhammadiyah Krangkoan, Soimatun, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang terus mengalir melalui program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KL LAZISMU Limpung beserta seluruh muzaki dan donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi para guru kami selama bertahun-tahun dan menjadi penyemangat dalam menjalankan amanah mendidik generasi penerus.”
Sementara itu, Kepala Kantor Layanan LAZISMU Limpung, Abdul Wahab Asyifak, S.E.I., menegaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan guru merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun peradaban.
“Guru adalah pilar utama dalam membangun peradaban. Ketika kesejahteraan guru mendapat perhatian, kualitas pendidikan pun akan semakin baik. Semoga Program Peduli Guru ini terus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.”
Menurutnya, keberlangsungan Program Peduli Guru selama hampir sepuluh tahun menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sosial, pengelolaan ZIS juga berperan memperkuat pendidikan melalui dukungan kepada para guru yang menjadi ujung tombak lahirnya generasi masa depan.
Melalui Program Peduli Guru, KL LAZISMU Limpung mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya berbagi. Sebab setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan bukan hanya membantu hari ini, tetapi juga menjadi investasi bagi lahirnya generasi yang lebih berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat.
-TIM MEDIA LAZISMU BATANG



