Kabar Ikhtiar BaikLele dari Zakat, Ikhtiar Masjid Menguatkan Ekonomi Jamaah di Bandar

Lele dari Zakat, Ikhtiar Masjid Menguatkan Ekonomi Jamaah di Bandar

Lazismu Batang menggandeng Masjid Al-Muttaqin, JATAM PCM Bandar, dan MPMLH JATAM PDM Batang untuk menghadirkan program budidaya ikan lele sebagai ikhtiar membangun kemandirian ekonomi berbasis masjid.

Bandar, 24 Juli 2026 – Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang bertumbuhnya ikhtiar ekonomi umat. Gagasan itu diwujudkan melalui kolaborasi Lazismu Kabupaten Batang, Masjid Al-Muttaqin Bandar, dan JATAM PCM Bandar dengan menyalurkan bantuan modal usaha budidaya ikan lele kepada jamaah.

Program ini memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara produktif agar manfaatnya tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan menjadi penggerak usaha yang mampu menopang perekonomian keluarga penerima manfaat.

Melalui budidaya ikan lele, jamaah memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha yang dapat menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan. Pendekatan ini sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan semangat dakwah yang menyentuh aspek spiritual maupun sosial-ekonomi.

Manager Lazismu Kabupaten Batang, Sarif Khiftanul Bakhri, S.E., mengatakan bahwa pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu fokus pendayagunaan zakat agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan modal ini menjadi awal tumbuhnya semangat berwirausaha di lingkungan jamaah. Dengan kolaborasi bersama Masjid Al-Muttaqin dan JATAM PCM Bandar, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, para penerima manfaat kelak tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri, tetapi juga dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki,” ujarnya.

Baca Juga: Demi Dua Anak Tetap Sekolah, Rosita Bangun Harapan Lewat Sayuran Kemasan

Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin Bandar menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, program budidaya ikan lele memperlihatkan bahwa masjid dapat mengambil peran lebih luas dalam menjawab kebutuhan jamaah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Batang atas kepercayaan dan sinergi yang dibangun bersama Masjid Al-Muttaqin serta JATAM PCM Bandar. Program budidaya ikan lele ini menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Kami berharap bantuan modal ini dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjadi inspirasi bagi jamaah lainnya untuk terus berusaha secara mandiri,” ungkapnya.

Agar usaha yang dirintis dapat berkembang, Majelis Pendampingan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPMLH) JATAM PDM Batang turut memberikan pendampingan kepada penerima manfaat. Pendampingan mencakup teknik budidaya, pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran hasil panen sehingga program memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara berkelanjutan.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah mampu menghadirkan program pemberdayaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Ketika zakat dikelola secara produktif dan disertai pendampingan, manfaatnya tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi jamaah.

-TIM MEDIA LAZISMU BATANG

Bagikan Tulisan Ini